PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS TEKS KURIKULUM MERDEKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Rp 79.000,00 Original price was: Rp 79.000,00.Rp 71.100,00Current price is: Rp 71.100,00.
PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS TEKS KURIKULUM MERDEKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Nugraheni Eko Wardani
Kurikulum Merdeka memperkenalkan peserta didik tidak hanya pada aspek kebahasaan, tetapi juga pada aspek kesusastraan. Peserta didik diajak mengenali berbagai ragam teks sastra sebagai bagian pengenalan multikulturalisme Indonesia. Peserta didik tidak hanya dapat membedakan berbagai bentuk karya sastra lama dan karya sastra modern, tetapi juga diajak menganalisis, menilai, mengkreasi karya sastra dan memahami kearifan lokal, nilai profil pelajar Pancasila, nilai pendidikan karakter melalui berbagai ragam karya sastra.
Buku-buku ajar yang saat ini digunakan di sekolah, baik yang diterbitkan pemerintah dan penerbit swasta sangat memperhatikan bagaimana supaya kurikulum merdeka mudah diterapkan bagi peserta didik dan guru di sekolah. Buku-buku ajar sudah berbentuk digital berupa e-book dan buku-buku multimodal. Pada buku ajar berbentuk e-book, guru diberikan kebebasan untuk mengembangkan model pembelajaran, metode pembelajaran, dan media pembelajaran sesuai kreativitas guru di dalam kelas. Guru dapat menerapkan model pembelajaran Project Based Learning, Problem Based Learning, Discovery Learning, Contextual Teaching and Learning, kooperatif dengan berbagai metode seperti diskusi, tanya jawab, mind mapping, role play, jigsaw, TGT, Think Phare Share, Numbered Head Together, dan sebagainya. Media pembelajaran pun harus dikreasi guru dari berbagai sumber secara kreatif.
Buku ajar berbentuk multimodal menghadirkan buku ajar yang menyatukan berbagai cara penyajian materi ajar dalam berbagai bentuk, antara lain teks tertulis, teks visual, teks audio, dan teks digital secara bersamaan. Buku ajar dilengkapi dengan barcode (QR code) untuk mempermudah peserta didik mengakses berbagai bentuk teks mutimodal tersebut. Buku ajar ini menyatukan materi ajar, media pembelajaran, dan sumber pembelajaran secara holistik untuk membantu peserta didik memahami materi secara lebih menarik dan kontekstual. Guru dapat memanfaatkan media pembelajaran yang sudah menyatu dengan buku ajar dan peserta didik dapat mempelajari materi pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran multimodal sebelum dilaksanakannya pembelajaran secara lebih mudah. Guru dapat mengembangkan model pembelajaran dan metode pembelajaran, seperti model pembelajaran Project Based Learning, Problem Based Learning, Discovery Learning, Contextual Teaching and Learning, kooperatif dengan berbagai metode seperti diskusi, tanya jawab, mind mapping, role play, jigsaw, TGT, Think Phare Share, Numbered Head Together, dan sebagainya.
You must be logged in to post a review.

Reviews
There are no reviews yet.