Ajoeba Wartabone 1894-1957 “Sekali ke Djokja Tetap ke Djokja” Biografi Gagasan dan Kepemimpinan dari Gorontalo untuk Indonesia Bersatu
Rp 250.000,00 Original price was: Rp 250.000,00.Rp 200.000,00Current price is: Rp 200.000,00.
Ajoeba Wartabone 1894–1957 “Sekali ke Djokja Tetap ke Djokja”
Biografi Gagasan dan Kepemimpinan dari Gorontalo untuk Indonesia Bersatu
Oleh Basri Amin
Setiap zaman harus dibaca problematikanya dengan jernih berdasarkan keyakinan dan perspektif tertentu. Dalam membaca sejarah, kita membutuhkan rujukan perbandingan, kemandirian pemikiran, dan ‘penghamparan cita kemanusiaan yang tertinggi’ (Abdullah, 1985: ix). Dengan itulah sebuah bangsa berkemampuan menemukan dan menentukan pintu-pintu baru bagi masa depannya, sekaligus akan memampukan anak-anak negerinya untuk memberi penilaian yang paling jujur dan meyakinkan tentang diri dan tentang bangsanya. Di ujung itu semua, apa yang sesungguhnya terjadi adalah bahwa “manusia dibentuk oleh sejarah dan kemudian ia sendiri membentuk sejarah. Pembentukan itu tidak pernah sempurna di masa lalu, juga tidak pernah bisa sempurna seratus persen di masa sekarang. Semua pembentukan, dulu maupun sekarang, adalah antisipasi akan apa yang terjadi secara defenitif di masa depan” (Sindhunata, 2016).
Panggilan sejarah baru sedang memanggil kita di abad ke-21 ini. Kepentingan nasional kita yang paling utama adalah pencerdasan bangsa dan keadilan sosial bagi semua golongan masyarakat. Generasi baru Indonesia sedang menjawab tantangan zamannya. Dalam konteks inilah kita membutuhkan penyegaran nilai-nilai, penajaman gagasan dan tekad bersama yang menyatukan cita-cita Indonesia menjadi negeri yang makmur, cerdas, adil, demokratis, dan bersatu.
Buku ini hadir untuk memberikan kesaksian objektif, pengayaan pengetahuan dan perbandingan-perbandingan pengalaman subjektif tentang bagaimana gagasan Indonesia ditumbuhkan dan dikerjakan. Arus sejarah Indonesia tidak pernah terpisah dari berbagai kemelut politik global dan dinamisme kepemimpinan nasional dan regional. Negeri ini menjalani masa-masa revolusi gagasan dan gerakan kebangsaannya yang heroik di sepanjang tahun 1945—1950.
Ajoeba Wartabone terlibat, menjadi saksi, dan menjadi bagian kunci dari arus besar sejarah Indonesia tersebut. Pergaulannya dengan tokoh-tokoh nasionalis dan federalis di Indonesia Timur dan pembacaannya yang luas terhadap perkembangan dunia dan perlintasan gagasan antar proponen republik Indonesia di Yogyakarta, Jakarta, dan Sumatera, sangat mewarnai pemikiran dan sikap-sikap politik Ajoeba Wartabone. Baginya, yang paling utama dalam perjuangannya adalah “Indonesia yang Bersatu!”.
You must be logged in to post a review.

Relawan Sobat Mengajar Indonesia
Sekapur Sirih: Mus’ad Al-Habib
Kata Pengantar: Ali Santosa
Sobat Mengajar
Memoar Pendidikan Inspiratif dari Penggerak Pendidikan di Wilayah Terdalam
1271 reviews for Ajoeba Wartabone 1894-1957 “Sekali ke Djokja Tetap ke Djokja” Biografi Gagasan dan Kepemimpinan dari Gorontalo untuk Indonesia Bersatu
There are no reviews yet.