Untuk Kalian Anak-Anakku, Agar Kalian Tahu Ibu Pernah Bertarung Perjalanan ke Dalam Diri: Catatan Seorang Ibu Penyintas Untuk Anak-Anaknya
Rp 89.000,00 Original price was: Rp 89.000,00.Rp 80.000,00Current price is: Rp 80.000,00.
Untuk Kalian Anak-Anakku, Agar Kalian Tahu Ibu Pernah Bertarung
Perjalanan ke Dalam Diri: Catatan Seorang Ibu Penyintas Untuk Anak-Anaknya
Intan Haryanti
Ini adalah kisah tentang luka yang disembunyikan, keberanian yang dipaksakan, dan seorang perempuan yang akhirnya memilih bangkit dari reruntuhan hidupnya sendiri.
Ketika Intan menikah, ia membawa sejuta harapan tentang rumah tangga yang hangat dan penuh cinta. Namun yang ia temui justru dunia yang tidak pernah ia bayangkan: bentakan, makian, pukulan, pengendalian, dan ketakutan yang tak pernah berakhir. Bertahun-tahun ia bertahan dalam bayang-bayang kekerasan—bukan hanya terhadap dirinya, tetapi juga anak-anaknya, terutama putra sulungnya yang masih kecil.
Dalam budaya yang masih lekat dengan patriarki, Intan bukan hanya berjuang melawan pelaku kekerasan, tetapi juga melawan sistem yang membungkamnya. Ketika ia mencoba mencari keadilan, ia justru dihadapkan pada stigma: “Jangan mengungkit masa lalu.” Padahal bagi korban, masa lalu itu tidak pernah benar-benar pergi; ia hidup sebagai trauma yang berdenyut di dada, setiap hari.
Memoar ini adalah keberanian seorang perempuan untuk menulis kembali kisah hidupnya — bukan untuk membuka aib, tetapi untuk membuka mata. Di antara halaman-halaman ini, Intan mengajak pembaca menyaksikan bagaimana luka bisa berubah menjadi guru, bagaimana syukur perlahan menyembuhkan jiwa, dan bagaimana cinta tetap mungkin tumbuh bahkan dari tanah yang gersang.
Buku ini bukan sekadar kisah kelam. Ini adalah perjalanan pulih, perjalanan menemukan diri sendiri, dan perjalanan menuju kebebasan batin.
Ditulis dengan jujur, lembut, dan penuh perenungan, buku ini adalah pengingat bahwa setiap manusia berhak hidup tanpa rasa takut — dan bahwa suara seorang perempuan, betapapun diredam, tetap memiliki kekuatan untuk mengguncang dunia.
Sebuah memoar yang menggugah, menampar, sekaligus menguatkan.
Untuk semua perempuan yang pernah merasa sendirian: kamu tidak sendirian.

PULANG Memoar tentang Masa Lalu yang Indah dan Pernah Patah
37 Memoaris Inspiratif Indonesia